Rahasia Nasi Pulen Ala Resto Jepang

nasi tradisional jepang

Rasanya kurang lezat apabila menyantap masakan yang sedap dan gurih, namun tidak dibarengi dengan rasa nasi yang pulen. Setujukah Bunda? Nasi sebagai makanan pokok negeri kita, merupakan hal yang tidak terpisahkan dari komplitnya sebuah citarasa lezat masakan. Coba deh, kita tengok nasi yang biasa tersaji di Resto Jepang, apakah itu Resto Cepat Saji ataupun Resto Sushi Jepang.  Nasi yang mereka sajikan sungguh pulen dan sedap. Pernahkah Anda bertanya, apa sih rahasianya nasi ala Jepang ini?

Beras Jepang memang berbeda teksturnya dengan beras asli Indonesia. Teksturnya yang lebih bulat dan lebih lengket, menjadikan nasi jepang lebih mudah untuk disantap dengan menggunakan sumpit. Selain itu beras Jepang memang lebih pulen dan rasanya sedikit asam. Rasa dan tekstur yang khas inilah yang menjadikan nasi Jepang lebih lezat. Namun ternyata ada cara praktis untuk mengatasi perbedaan ini, dan menjadikan beras yang biasa kita konsumsi sehari-hari ini menjadi “serupa” dalam rasa dan tekstur. Wah, bagaimana caranya?

Beras Indonesia masuk dalam kategori Long Grain, atau punya bentuk yang lebih pipih dan panjang. Sementara beras Jepang adalah jenis Short Grain, alias bulat. Selain itu beras asli kita juga tidak lengket seperti beras Jepang, sehingga akan ada kesulitan apabila memakannya dengan menggunakan sumpit. Beras Jepang yang biasa dipakai untuk membuat Sushi ini juga harganya mahal, mencapai ratusan ribu.

beras jepang dan beras lokal

Nah, agar menjadi mirip dengan citarasa nasi Jepang yang pulen dan gurih, maka simak tips berikut ini, yang akan mengubah nasi biasa menjadi nasi ala Resto Jepang.

  1. Pilih beras lokal yang tingkat pulennya tinggi. Misalnya Rojolele.
  2. Campurkan dengan beras ketan putih. Perbandingannya adalah 1kg beras pulen dengan 100 gram beras ketan putih (10 beras pule :1 beras ketan)
  3. Untuk rasa gurih keasaman dari nasi Jepang, ini bisa diperoleh dengan mencampurkan cuka, garam, dan gula ke dalam beras tadi.

Berapa takaran perbandingan cuka, garam, dan gula tersebut?

  • Beras 200gr : 300gr : 400gr
  • Air 270ml : 400ml : 540ml
  • Cuka 20ml : 30ml : 40ml
  • Gula 1/2 sdm : 3/4 sdm : 1 sdm
  • Garam 1/2 sdt : 3/4 sdt : 1 sdt

Contoh : jika berasnya 200 gr, maka takaran cuka adalah 20 ml, gulanya 1/2 sdm, dan garamnya adalah 1/2 sdt. Gunakan takaran seperti urutan panduan di atas tadi.

Untuk cuka bisa menggunakan jenis cuka beras atau cuka apel yang memiliki tingkat keasaman yang tidak terlalu pekat. Jangan gunakan cuka lokal, karena terlalu asam.

Cara membuatnya sangat mudah. Masak nasi sesuai panduan takaran di atas hingga matang. Kemudian taruh nasi dalam wadah, sambil dikipas-kipas denga sendok kayu kemudian campurkan cuka, garam, dan gula sesuai takaran ke dalamnya. Aduk hingga rata, lalu hidangkan. Nasi jepang ala sushi sudah siap disantap.

Tinggalkan Komentar Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: