Wanita Pengendara Mobil Matic, Ini Rahasianya Hemat Bensin !

driving woman

 

Ladies, apakah Anda adalah seorang pengendara mobil yang aktif berkendara setiap hari? Jika kebetulan si roda empat kesayangan milik Anda adalah yang bertransmisi jenis Matic (Automatic) alias bebas kopling, berikut ini adalah tips praktis agar kendaraan Anda bebas dari mitos “Matic Boros Bensin”. Yuk simak!

Sebelumnya kita kupas dulu, mengapa kendaraan matic sering dikatakan lebih boros dari kendaraan manual biasa. Matic adalah jenis transmisi yang membebaskan kendaraan dari perpindahan gigi secara manual, jadi tanpa kopling. Secara otomatis kendaraan berpindah kecepatan tanpa harus si pengemudi memindahkan tongkat persneling dan menginjak pedal kopling. Perpindahan torsi ini diperoleh dari oli matic dan belt yang bekerja menggantikan fungsi persneling manual tadi. Nah, lalu kenapa matic dikatakan lebih boros?

Sebenarnya boros atau tidaknya sebuah kendaraan berpulang kepada karakter pengendaranya. Jika Anda termasuk dalam model yang suka tidak sabar bermanuver dan cenderung suka ngegas dan ngerem mendadak, alias tidak halus berkendaranya) maka bisa dipastikan, apapun jenis kendaraan Anda, maka BBM akan menjadi boros.

transmisi matic

Transmisi matic terletak langsung pada gas. Dan inilah pusat kendali konsumsi BBM. Tanpa harus injak kopling, maka kendaraan akan langsung berjalan sendiri. Malah, tanpa kita menginjak pedal gas, mobil matic akan langsung berjalan dalam kecepatan yang konstan. Jadi “langsung injak pedal gas” inilah yang jadi sumber pemborosan. Sebenarnya jika kita memahami bagaimana sebuah kendaraan manual bekerja, yaitu mengalami perpindahan kecepatan secara bertahap, maka seharusnya ini pula yang kita terapkan pada kendaraan matic. Jangan langsung injak gas dalam dan mendadak pada waktu baru berjalan. Coba deh rasakan, bahwa ada suara perpindahan kecepatan ketika Anda menjalankan mobil matic secara perlahan.

Manual lebih irit bensin sepanjang perpindahan transmisi juga halus, tidak Kick Stop and Go. Namun Matic juga irit sepanjang Anda berkendara secara halus. Inilah yang selama ini menjadi perdebatan orang banyak mengenai Manual vs Matic dalam hal konsumsi BBM. Tapi sebenarnya teknologi Matic saat ini sudah demikian canggihnya, yang dibuat oleh para ahli otomotif jenius, sehingga konsumen tidak perlu kuatir lagi untuk terjebak dalam mitos Matic yang boros. Karena saat ini yang produsen tawarkan adalah pilihan nyaman berkendara. Jadi Matic ataupun Manual adalah kembali hanya soal selera saja. Redaksi ArtikelBunda.com pun sudah membuktikan nyaman dan iritnya mobil matic 🙂

Dan inilah tips berkendara Matic yang aman, nyaman, dan irit pastinya :

  1. Pastikan tekanan ban sudah pas, sesuai dengan anjuran pabrik. Misalnya ban depan tekanannya adalah 32 psi dan belakang adalah 36 psi. Ban yang terisi dengan tekanan yang cukup, akan membuat mobil melaju lancar di atas aspal. Ini yang membuat BBM lebih efisien. Mengisi angin ban dengan nitrogen juga direkomendasikan. Karena nitrogen ini memiliki berat jenis yang lebih ringan dari angin biasa. Nitrogen juga lebih lebih kering dari angin biasa yang cenderung lebih lembab. Sehingga ban pun menjadi lebih ringan dan awet.
  2. Rajin service berkala setiap 10.000 KM. Penggantian oli, penggantian sparepart sesuai usia, dan pembersihan kabin mesin akan melancarkan putaran mesin kendaraan. Pastinya ini membuat BBM juga lebih efisien. Ladies, jika Anda tak mengerti otomotif, jangan kuatir ya. Serahkan saja pada ahlinya di bengkel terpercaya langganan Anda.
  3. Kini saatnya berkendara. Saat pertama mobil berjalan, biarkan transmisi D menjalankan fungsinya terlebih dulu. Mobil akan berjalan sendiri dengan perlahan, kemudian baru injak gas dengan halus dan bertahap. Rasakan kecepatan mobil yang bertahap bertambah lajunya. Terlebih jika Anda berada di lampu lalu lintas, dari merah ke hijau. Jangan mendadak injak gas dalam-dalam untuk mengejar kendaraan lain. Akselerasi awal matic memang lebih lambat, namun jangan kuatir, di tahapan selanjutnya, matic akan sama kencangnya kok dengan kendaraan manual.
  4. Berjalanlah dengan transmisi D. Posisi D adalah posisi paling efisien. Kecuali jika Anda hendak menanjak curam, dan gas terasa berat, maka barulah pindahkan ke transmisi D3, D2, atau L untuk putaran mesin yang lebih besar. Namun jangan terlalu lama dalam transmisi yang ini, karena konsumsi BBM akan lebih boros. Biasakan dalam rute normal, Anda menggunakan transmisi D.
  5. Hindari mengerem mendadak. Perlahan mengerem laju kendaraan akan lebih nyaman dan aman, di samping juga hemat BBM.
  6. Saat posisi berhenti di lampu merah yang lama, pindahkan transmisi ke N (Netral) dan tarik rem tangan. Jangan injak rem terlalu lama, karena dalam posisi ini rem bekerja keras menahan putaran mesin. Istirahatkan transmisi D dulu. Ini juga untuk menjaga agar transmisi matic lebih awet.

Demikian Ladies, selamat mencoba ya! Dapatkan kenyamanan dan keamanan berkendara di kendaraan Matic kesayangan Anda. Hemat dan oke dengan matic.

Tinggalkan Komentar Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: