Go Green Yuk!

Di saat para pengembang dan pemilik rumah berusaha menyingkirkan pohon atau meratakannya agar bisa leluasa memanfaatkan lahan. Maka tidak demikian dengan desain properti berikut ini. Sangat peduli terhadap lingkungan atau berdesain Go Green. Malah justru desain menyesuaikan dengan keberadaan dari pohon. Posisi bangunan dibentuk mengelilingi sang pohon tersebut. Misalnya saja ada pohon di tengah rumah. Tentu saja si pohon ini dipagari dengan kaca tebal untuk melindungi rumah dari serangga, binatang, atau bahkan hujan. Apakah jenis bangunan seperti ini akan aman konstruksinya atau bebas resiko dari pohon rubuh karena sebab alam? Apapun penilaian kita, sepertinya hal-hal seperti ini sudah diperhitungkan matang oleh si arsiteknya. Yuk kita lihat betapa Go Green-nya properti berikut ini :

 

  1. Rumah Tua dengan pohon di tengahnya dan ranting serta daunnya menyatu sebagai atap yang teduh.

 

  1. Jalanan yang sengaja dilengkungkan demi menjaga keutuhan sebuah pohon yang satu-satunya tumbuh di area tandus seperti gurun ini.

  1. Rumah mewah dengan pohon yang menyatu dengan balkon.

 

  1. Restoran Go Green dengan pohon di tengah ruangannya.

  1. Rumah dengan pohon sebagai pondasinya. Ini adalah contoh sebuah pohon yang sengaja dicari sebagai bagian dari rumah.

 

  1. Rumah Kayu yang sanagt Go Green dengan banyak bukaan untuk cahaya masuk. Dengan dua buah pohon di tengahnya. Menggunakan pembatas kaca tebal yang memisahkan ruang pohon dengan rumah.

 

  1. Sebuah pohon dijadikan sebagai ornamen sebuah tempat wisata. Tangga memang sengaja dibuat melingkari si pohon sambil pengunjung diajak melihat pohon hingga di ketinggiannya.

  1. Penginapan ini benar-benar mematuhi anjuran pemerintah untuk tidak membabat pohon di sekitarnya. Sebuah pohon yang melintas di dalam sebuah kamar. Memberikan kesan eksentrik bagi si penghuni kamar sambil mereka juga menyaksikan pohon-pohon tinggi di sekitarnya.

 

  1. Teras atas sebuah rumah yang dilintasi sebuah pohon . Buat penghuninya yang gemar menikmati secangkir kopi di sore atau pagi hari, pemandangan pohon ini sangat pas.

 

  1. Rumah tua ini tidak ingin kehilangan memori dari pohon yang tumbuh di halamannya. Bahkan si tangga pun harus mengalah untuk dibuat menyesuaikan dengan lingkar pohon ini.

 

  1. Pagar dari tembok ini pun jadi unik oleh kehadiran si pohon. Pertanyaannya adalah, apakah area di luar pagar tembok ini juga milik si penghuni? Tampaknya ya. Karena kalau pohon ini milik tetangga, rasanya tidak mungkin bila si pemilik rumah ini membiarkan si pohon asing ini melintas begitu saja.

Tinggalkan Komentar Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: